
Jakarta - Kanwil Kemenkum Sumbar melaksanakan koordinasi strategis dengan Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang untuk memperkuat peningkatan permohonan paten di wilayah Sumatera Barat pada Rabu, 10 Desember 2025. Tim Kanwil terdiri dari Desmaniar (Analis KI Ahli Madya), Syamsuriul (Penyuluh Hukum Ahli Muda), Vico Novindo (Perancang PerUU Muda), Novaldi Herman (Analis KI Ahli Pertama), serta Saipul Anwar Lubis, dan Gusriadi Warman (CPNS Kanwil).

Pertemuan diterima langsung oleh Dr. Ir. Muhammad Zainudin, M.Eng, Fungsional Pemeriksa Paten Utama. Dalam diskusi, Tim Kanwil menyampaikan isu strategis mulai dari upaya peningkatan permohonan paten hingga perlunya pemahaman yang lebih komprehensif terkait perlindungan paten bagi computer implemented inventions (CII). Permasalahan yang dihadapi di daerah antara lain rendahnya pemahaman dunia industri terhadap pentingnya paten, keterbatasan anggaran penelitian perguruan tinggi, serta belum optimalnya kemampuan inventor dalam menyusun dokumen paten.

Menanggapi hal tersebut, Zainudin menegaskan pentingnya pendekatan promosi KI yang lebih komunikatif. “Perlindungan paten harus disosialisasikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga inventor melihat nilai ekonominya,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa invensi berbasis aplikasi komputer dapat memperoleh perlindungan paten jika mengandung kebaruan, kontribusi teknis, dan dapat diterapkan dalam industri.
Selain itu, DJKI menyampaikan bahwa tahun 2026 ditetapkan sebagai Tahun Paten, sehingga akan banyak program yang digelar di daerah. Kanwil diharapkan siap mendukung penyelenggaraan kegiatan serta mendorong inventor agar permohonan paten dapat berproses hingga memperoleh status granted.
(Humas Kemenkum Sumbar)
#KementerianHukum
#LayananHukumMakinMudah
#KanwilKemenkumSumbar
