
Pasaman Barat – Dunia kenotariatan di Sumatera Barat bersiap memasuki babak baru digitalisasi. Pada Jumat (27/02/2026), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat (Kemenkum Sumbar), Dr. Alpius Sarumaha, S.H., M.H., bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Lista Widyastuti, menyambangi Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (Pengda INI) Kabupaten Pasaman Barat guna memastikan kesiapan layanan publik di daerah.

Dalam pertemuan hangat tersebut, Alpius Sarumaha membawa kabar penting mengenai rencana peluncuran SuperApp kenotariatan secara nasional pada April 2026 mendatang. Transformasi digital ini dirancang untuk mendongkrak profesionalitas notaris sekaligus mempercepat akses layanan hukum bagi masyarakat. "Kita ingin teknologi ini mempermudah kerja notaris, bukan malah menjadi beban. Karena itu, komunikasi aktif hari ini penting untuk menginventarisasi masalah di lapangan," tegas Alpius.
Menanggapi kendala teknis seperti pembaruan akun yang sering dikeluhkan, Lista Widyastuti memberikan solusi cepat dengan menyediakan kontak person khusus (PIC) dari Direktorat Teknologi Informasi Ditjen AHU. Hal ini disambut baik oleh Ketua Pengda INI Pasbar, Fadhil Islami, yang berharap bimbingan berkelanjutan dari Kanwil dapat menjaga para notaris agar tetap berjalan sesuai koridor peraturan yang berlaku.

Selain digitalisasi, Kemenkum Sumbar juga menyoroti pentingnya pengendalian jumlah (formasi) notaris. Langkah ini diambil agar Majelis Pengawas Daerah (MPD) bisa bekerja lebih maksimal dalam melakukan pengawasan dan pemeriksaan protokol. Dengan jumlah yang proporsional, kualitas perlindungan hukum yang diberikan notaris kepada warga Pasaman Barat pun akan tetap terjaga dan semakin berkualitas.
(Humas Kemenkum Sumbar)
#KementerianHukum
#LayananHukumMakinMudah
#KanwilKemenkumSumbar
#NyamanBersama
